APOP (Authenticated Post Office Protocol) adalah ekstensi keamanan untuk POP3 yang mengenkripsi kredensial login selama pengambilan email. Berbeda dengan POP3 standar, yang mentransmisikan kata sandi dalam teks biasa, APOP menggunakan hashing MD5 yang dikombinasikan dengan timestamp yang dihasilkan server untuk melindungi data autentikasi dari intersepsi.
APOP mencegah pencurian kata sandi selama pengambilan email melalui jaringan yang tidak aman. POP3 standar mengirim kata sandi sebagai teks biasa, membuatnya rentan terhadap serangan sniffing jaringan. APOP memastikan bahwa bahkan jika data autentikasi diintersepsi, penyerang tidak dapat mengekstrak kata sandi asli atau menggunakan kembali kredensial yang ditangkap. Meskipun enkripsi TLS/SSL modern sebagian besar telah menggantikan APOP, memahami protokol ini tetap penting untuk sistem lama dan dasar-dasar keamanan email.
Ketika klien terhubung ke server POP3, server mengirim timestamp unik dalam salamnya. Klien kemudian menggabungkan timestamp ini dengan kata sandi pengguna dan menghasilkan hash MD5. Hash ini dikirim ke server alih-alih kata sandi teks biasa. Server melakukan perhitungan yang sama dan membandingkan hasilnya. Karena timestamp berubah dengan setiap koneksi, hash yang diintersepsi tidak dapat digunakan kembali untuk autentikasi.
APOP menyediakan perlindungan kata sandi dasar tetapi dianggap usang. MD5, algoritma hash yang digunakannya, memiliki kerentanan yang diketahui. Sistem email modern harus menggunakan POP3 atau IMAP melalui TLS/SSL untuk enkripsi yang tepat dari semua komunikasi, bukan hanya autentikasi.
APOP hanya mengenkripsi kata sandi selama autentikasi, sementara POP3 melalui SSL (port 995) mengenkripsi seluruh koneksi termasuk email dan semua perintah. SSL/TLS memberikan perlindungan komprehensif dan merupakan pendekatan yang direkomendasikan.
Sebagian besar penyedia email modern telah menghentikan APOP demi enkripsi TLS/SSL. Penyedia utama seperti Gmail, Outlook, dan Yahoo memerlukan koneksi aman dan tidak mendukung autentikasi APOP biasa.
Tidak, APOP secara khusus dirancang untuk protokol POP3. IMAP menggunakan mekanisme autentikasi yang berbeda termasuk CRAM-MD5 atau OAuth2 modern. Untuk IMAP, gunakan enkripsi TLS/SSL untuk autentikasi yang aman.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.