Lampiran email adalah file yang dikirim bersama pesan email yang dapat diunduh, dilihat, atau disimpan oleh penerima. Lampiran dapat mencakup dokumen, gambar, video, spreadsheet, PDF, dan jenis file lainnya. Lampiran dikodekan menggunakan MIME (Multipurpose Internet Mail Extensions) untuk memastikan transmisi yang aman di seluruh sistem email.
Penanganan lampiran yang tepat sangat penting untuk keamanan dan keterkiriman email. Lampiran besar atau mencurigakan dapat memicu filter spam, menyebabkan email Anda diblokir atau dikirim ke folder sampah. Banyak penyedia email memindai lampiran untuk malware, dan jenis file tertentu seperti executable (.exe) diblokir sepenuhnya. Memahami batasan lampiran membantu Anda berkomunikasi secara efektif sambil mempertahankan reputasi pengirim yang baik.
Ketika Anda melampirkan file ke email, klien email mengonversi data file biner menjadi format teks menggunakan encoding Base64. Data yang dikodekan ini kemudian disertakan dalam badan email dengan header MIME yang menentukan jenis file, nama, dan metode encoding. Klien email penerima membaca header ini, mendekode data Base64, dan merekonstruksi file asli untuk diunduh atau dilihat oleh penerima.
Sebagian besar penyedia email membatasi lampiran hingga 20-25MB. Gmail mengizinkan hingga 25MB, sementara Outlook mengizinkan 20MB. Untuk file yang lebih besar, gunakan layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive dan bagikan tautannya.
Lampiran mungkin diblokir karena pembatasan jenis file (executable, script), batas ukuran, atau pemindaian keamanan yang mendeteksi potensi malware. Beberapa sistem email perusahaan juga memblokir ekstensi file tertentu. Coba gunakan format berbeda atau berbagi melalui penyimpanan cloud.
Ya, lampiran dapat memengaruhi keterkiriman. Lampiran besar meningkatkan ukuran email, yang dapat memicu filter spam. Jenis file yang mencurigakan dapat menyebabkan email dikarantina. Untuk email marketing, pertimbangkan untuk menggunakan gambar yang di-host dan tautan daripada lampiran langsung.
Lampiran email standar tidak dienkripsi secara default dan dapat diintersepsi dalam transit. Untuk file sensitif, gunakan dokumen yang dilindungi kata sandi, layanan email terenkripsi, atau platform berbagi file yang aman dengan kontrol akses.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.