Gmail adalah layanan email gratis yang dikembangkan oleh Google, diluncurkan pada tahun 2004 dan telah berkembang menjadi platform email paling populer di dunia dengan lebih dari 1,8 miliar pengguna. Gmail menawarkan filter spam yang andal, penyimpanan gratis 15 GB, dan integrasi mulus dengan alat Google Workspace seperti Drive, Calendar, dan Meet. Gmail dapat diakses melalui browser web, aplikasi mobile, dan klien email pihak ketiga melalui protokol IMAP dan POP.
Dominasi Gmail berarti platform ini kemungkinan mewakili porsi signifikan dari daftar email mana pun. Memahami cara Gmail memfilter dan mengkategorikan email sangat penting bagi marketer yang ingin pesan mereka mencapai inbox Primary, bukan Promotions atau Spam. Kebijakan pengiriman ketat Gmail memerlukan autentikasi yang tepat (SPF, DKIM, DMARC), daftar email bersih, dan reputasi pengirim yang baik untuk mencapai tingkat deliverability yang tinggi.
Gmail beroperasi pada infrastruktur cloud Google, menyimpan semua email di server jarak jauh dan bukan secara lokal di perangkat Anda. Saat Anda mengirim email, server SMTP Gmail mengarahkannya ke server email penerima. Email masuk melewati beberapa filter spam yang menggunakan machine learning untuk mendeteksi phishing, malware, dan pesan yang tidak diinginkan. Gmail mengatur inbox Anda menggunakan tab (Primary, Social, Promotions, Updates) dan mendukung operator pencarian yang kuat untuk menemukan email apa pun secara instan.
Gmail menggunakan machine learning untuk mengkategorikan email marketing ke tab Promotions. Email dengan bahasa promosi, gambar, dan footer marketing lebih mungkin difilter. Untuk mencapai Primary, fokus pada konten personal berbasis teks yang menyerupai komunikasi satu lawan satu.
Gunakan Google Postmaster Tools untuk memantau reputasi domain dan IP Anda dengan Gmail. Alat gratis ini menampilkan tingkat spam, keberhasilan autentikasi, status enkripsi, dan error pengiriman. Anda perlu memverifikasi kepemilikan domain untuk mengakses data tersebut.
Akun Gmail gratis dapat mengirim hingga 500 email per hari, sementara akun Google Workspace mengizinkan 2.000 email per hari. Melebihi batas ini mengakibatkan pemblokiran sementara. Untuk pengiriman massal, gunakan penyedia layanan email khusus dengan autentikasi yang tepat.
Gmail semakin menegakkan persyaratan autentikasi. Email dari domain tanpa record SPF dan DKIM lebih mungkin ditandai sebagai spam atau ditolak. Pada tahun 2024, Google mulai mewajibkan DMARC untuk pengirim massal yang mengirim lebih dari 5.000 email per hari.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.