Nama host (host name) adalah label yang dapat dibaca manusia yang diberikan kepada perangkat atau server dalam jaringan, yang digunakan untuk mengidentifikasinya dalam Sistem Nama Domain (DNS). Dalam sistem email, nama host mengidentifikasi server surat yang bertanggung jawab untuk mengirim dan menerima pesan, seperti smtp.gmail.com.
Nama host sangat penting untuk konfigurasi dan pemecahan masalah sistem email. Memasukkan nama host server surat dengan benar memastikan klien email Anda dapat terhubung. Selain itu, nama host server pengirim muncul di header email dan diperiksa oleh server penerima. Konfigurasi reverse DNS (catatan PTR) yang tepat harus sesuai dengan nama host server Anda untuk memastikan keterkiriman (deliverability) yang baik.
Nama host berfungsi sebagai bagian dari DNS yang menerjemahkan alamat yang mudah dibaca menjadi alamat IP yang dapat dibaca mesin. Saat Anda mengonfigurasi klien email, sistem menggunakan nama host untuk menemukan server surat yang benar. Misalnya, saat mengirim melalui smtp.gmail.com, klien email Anda melakukan pencarian DNS untuk mengubah nama host ini menjadi alamat IP seperti 142.250.115.109.
Domain adalah alamat luas (contoh.com), sedangkan nama host mengidentifikasi server spesifik di dalamnya (mail.contoh.com).
Periksa dokumentasi penyedia email atau halaman pengaturan akun Anda untuk alamat SMTP dan IMAP.
Ya, jika ada ketidakcocokan antara IP pengirim dan nama host yang diklaim, filter spam mungkin menolak email tersebut.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.