Email testing adalah proses mengevaluasi email sebelum mengirimkannya ke seluruh daftar Anda. Ini mencakup A/B testing untuk baris subjek dan konten, testing deliverability untuk memeriksa penempatan inbox, testing rendering di berbagai klien email, pemeriksaan skor spam, dan validasi tautan. Testing email yang menyeluruh membantu memastikan kampanye Anda mencapai inbox, ditampilkan dengan benar, dan memberikan hasil yang diharapkan.
Email testing mencegah kesalahan mahal yang dapat merusak reputasi pengirim dan kinerja kampanye Anda. Tautan rusak, masalah rendering, atau pemicu spam dapat mengubah kampanye yang dirancang dengan baik menjadi kegagalan. Testing mengungkap masalah sebelum mempengaruhi seluruh daftar Anda. Testing deliverability memastikan email Anda mencapai inbox alih-alih folder spam. A/B testing memungkinkan data memandu keputusan Anda alih-alih tebakan. Dengan persaingan inbox yang semakin ketat dan filter spam yang semakin ketat, testing tidak lagi opsional untuk email marketing yang sukses.
Email testing melibatkan beberapa pemeriksaan sebelum deployment kampanye. Pertama, Anda mengirim email uji ke alamat seed di provider utama (Gmail, Outlook, Yahoo) untuk memverifikasi penempatan inbox. Testing rendering menunjukkan bagaimana email Anda muncul di berbagai perangkat dan klien email. Pemeriksaan skor spam menganalisis konten Anda terhadap pemicu spam yang diketahui. A/B testing membandingkan dua versi email Anda dengan sampel audiens sebelum mengirim pemenang ke sisanya. Validasi tautan memastikan semua URL berfungsi dengan benar. Sebagian besar platform email menawarkan alat testing bawaan, atau Anda dapat menggunakan layanan khusus seperti Litmus, Email on Acid, atau GlockApps untuk testing komprehensif.
Email testing adalah kategori yang lebih luas yang mencakup semua pemeriksaan pra-kirim seperti rendering, deliverability, dan testing skor spam. A/B testing adalah jenis email testing spesifik yang membandingkan dua versi email untuk menentukan mana yang berkinerja lebih baik. Strategi testing lengkap mencakup A/B testing dan pemeriksaan teknis lainnya.
Kirim email uji ke alamat seed di provider utama (Gmail, Outlook, Yahoo, dll.) dan periksa di mana mereka mendarat. Gunakan alat testing deliverability seperti GlockApps, Mail Tester, atau testing penempatan inbox dari ESP Anda. Pantau hasil autentikasi dan skor spam. Juga verifikasi daftar email Anda bersih dengan menggunakan EmailVerify untuk menghapus alamat tidak valid yang dapat merusak deliverability.
Setiap kampanye harus menguji: baris subjek dan teks preheader, rendering di klien email dan perangkat mobile utama, semua tautan termasuk CTA dan tautan berhenti berlangganan, tag personalisasi, skor spam, tampilan gambar dengan gambar diblokir, dan waktu muat. Untuk kampanye penting, jalankan juga A/B testing pada elemen kunci seperti baris subjek atau CTA.
Uji setiap kampanye sebelum mengirim. Untuk email otomatis dan urutan drip, uji setiap kali Anda membuat perubahan dan audit setiap kuartal. Testing deliverability harus berkelanjutan karena penempatan inbox dapat berubah seiring perkembangan reputasi pengirim Anda. A/B testing harus berkelanjutan untuk terus mengoptimalkan kinerja dari waktu ke waktu.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.