Nama pengirim (juga disebut nama sender atau nama tampilan) adalah nama yang muncul di kotak masuk penerima bersama dengan atau menggantikan alamat email pengirim. Ini adalah hal pertama yang dilihat penerima dan memainkan peran penting dalam tingkat pembukaan email dan pengenalan merek. Nama pengirim yang dipilih dengan baik membangun kepercayaan dan membantu penerima dengan cepat mengidentifikasi siapa yang mengirim email.
Nama pengirim secara signifikan mempengaruhi deliverability dan engagement email. Studi menunjukkan bahwa 42% penerima memutuskan apakah akan membuka email berdasarkan nama pengirim saja. Nama pengirim yang mudah dikenali membangun kepercayaan, meningkatkan tingkat pembukaan, dan mengurangi kemungkinan email ditandai sebagai spam. Sebaliknya, nama pengirim yang samar atau tidak dikenal dapat memicu filter spam dan menyebabkan penerima mengabaikan atau menghapus email Anda. Bagi bisnis, penggunaan nama pengirim yang konsisten memperkuat identitas merek dan membantu menjaga reputasi pengirim.
Saat Anda mengirim email, nama pengirim diatur di header email bersama dengan alamat email pengirim. Klien email menampilkan nama ini secara mencolok di tampilan kotak masuk, seringkali menampilkannya lebih menonjol daripada alamat email yang sebenarnya. Nama pengirim dapat dikonfigurasi di pengaturan klien email Anda, penyedia layanan email, atau melalui API email. Sebagian besar sistem email memungkinkan Anda menyesuaikan nama pengirim secara independen dari alamat pengiriman, memberi Anda fleksibilitas dalam cara Anda menampilkan diri kepada penerima.
Nama pengirim adalah nama tampilan yang dilihat penerima di kotak masuk mereka (misalnya, 'John dari EmailVerify'), sedangkan alamat pengirim adalah alamat email yang sebenarnya (misalnya, 'john@emailverify.ai'). Nama pengirim biasanya lebih terlihat dan mempengaruhi apakah penerima akan membuka email.
Ya, Anda dapat menyesuaikan nama pengirim untuk kampanye yang berbeda. Banyak pemasar menggunakan nama merek untuk newsletter, nama pribadi untuk penjangkauan penjualan, dan nama departemen untuk email transaksional. Pastikan saja Anda menjaga konsistensi dalam setiap jenis email untuk mempertahankan pengenalan.
Ya, nama pengirim dapat mempengaruhi deliverability. Nama yang terlihat seperti spam, penggunaan karakter khusus yang berlebihan, atau sering mengubah nama pengirim dapat memicu filter spam. Menggunakan nama pengirim yang konsisten dan mudah dikenali membantu membangun reputasi pengirim dan meningkatkan penempatan di kotak masuk.
Format terbaik tergantung pada audiens dan hubungan Anda. Untuk B2B, 'Nama dari Perusahaan' sering bekerja dengan baik. Untuk B2C, nama perusahaan atau merek saja mungkin lebih efektif. Lakukan tes A/B dengan format yang berbeda untuk menentukan apa yang menghasilkan tingkat pembukaan tertinggi untuk audiens spesifik Anda.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.