Segmentasi, atau segmentasi audiens, adalah praktik membagi daftar pelanggan email Anda menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil dan berbeda berdasarkan karakteristik bersama seperti demografi, perilaku, riwayat pembelian, atau tingkat keterlibatan. Pendekatan strategis ini memungkinkan pemasar untuk memberikan konten yang sangat relevan dan dipersonalisasi ke setiap kelompok daripada mengirimkan pesan umum ke seluruh daftar. Segmentasi yang efektif secara signifikan meningkatkan rasio buka, rasio klik-tayang, dan konversi sambil mengurangi rasio berhenti berlangganan dan keluhan spam.
Segmentasi berdampak langsung pada ROI pemasaran email Anda dengan memastikan pesan yang tepat menjangkau audiens yang tepat pada waktu yang tepat. Penelitian menunjukkan bahwa kampanye email yang disegmentasikan mencapai rasio buka 14% lebih tinggi dan rasio klik-tayang 100% lebih tinggi dibandingkan dengan kampanye yang tidak disegmentasikan. Hal ini terjadi karena pelanggan menerima konten yang benar-benar menarik bagi mereka, bukan pesan umum yang tidak relevan. Di luar metrik keterlibatan, segmentasi melindungi reputasi pengirim Anda. Ketika Anda mengirim konten yang relevan, pelanggan cenderung tidak menandai email sebagai spam atau berhenti berlangganan. Ini menjaga tingkat keterkiriman tetap sehat dan menjaga reputasi domain Anda tetap utuh. Selain itu, segmentasi memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih baik dengan memfokuskan upaya pada segmen yang berpotensi tinggi daripada membuang anggaran pada kontak yang tidak terlibat.
Segmentasi email bekerja dengan menganalisis data pelanggan dan mengelompokkan kontak berdasarkan kriteria tertentu. Pemasar pertama-tama mengumpulkan data melalui formulir pendaftaran, catatan pembelian, pelacakan perilaku situs web, dan metrik keterlibatan email. Data ini kemudian digunakan untuk membuat segmen seperti pelanggan baru, pelanggan aktif, pengguna tidak aktif, atau pembeli bernilai tinggi. Setelah segmen ditetapkan, platform pemasaran email memungkinkan Anda untuk menargetkan setiap kelompok dengan kampanye yang disesuaikan. Misalnya, pelanggan baru mungkin menerima seri selamat datang, sementara pelanggan tetap mendapatkan hadiah loyalitas. Kriteria segmentasi dapat berupa hal yang sederhana (lokasi geografis) atau kompleks (menggabungkan beberapa faktor perilaku dan demografi). Platform tingkat lanjut mendukung segmentasi dinamis yang diperbarui secara otomatis seiring perubahan perilaku pelanggan, memastikan penargetan Anda tetap akurat dari waktu ke waktu.
Mulailah dengan 3-5 segmen inti berdasarkan kriteria Anda yang paling berdampak (seperti tingkat keterlibatan dan riwayat pembelian). Saat Anda mengumpulkan lebih banyak data dan menyempurnakan strategi, Anda dapat menambahkan lebih banyak segmen. Kuncinya adalah memastikan setiap segmen cukup besar untuk bermakna secara statistik dan cukup berbeda untuk menjamin pengiriman pesan yang unik.
Segmentasi yang paling efektif menggabungkan data demografis (lokasi, industri, ukuran perusahaan), data perilaku (riwayat pembelian, keterlibatan email, aktivitas situs web), dan data psikografis (minat, preferensi). Fokuslah pada data yang berhubungan langsung dengan produk Anda dan memengaruhi keputusan pembelian.
Segmentasi meningkatkan keterkiriman dengan meningkatkan tingkat keterlibatan. Ketika pelanggan membuka, mengeklik, dan berinteraksi dengan email Anda, ISP mengenali pesan Anda sebagai pesan yang diinginkan. Sinyal keterlibatan positif ini membantu menjaga reputasi pengirim dan tingkat penempatan inboks yang kuat.
Anda harus memverifikasi dan membersihkan daftar email Anda sebelum melakukan segmentasi. Alamat yang tidak valid mengacaukan data segmen Anda dan merusak keterkiriman. Gunakan verifikasi email untuk menghapus alamat yang tidak valid, sekali pakai (disposable), dan berisiko terlebih dahulu, lalu terapkan segmentasi pada daftar bersih Anda untuk penargetan yang akurat.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.