Pemanenan email adalah proses mengumpulkan alamat email dalam jumlah besar dari berbagai sumber online dan offline untuk tujuan pemasaran atau penjangkauan. Pemanen menggunakan alat otomatis seperti web crawler, bot, atau parseur email untuk memindai situs web, profil media sosial, dan dokumen guna mengekstrak alamat email.
Memahami pemanenan email sangat penting bagi pemasar dan bisnis. Bagi pemasar, mengetahui cara kerjanya membantu mengevaluasi kualitas dan legalitas daftar email yang dibeli. Bagi bisnis, memahami teknik ini membantu melindungi alamat email perusahaan agar tidak dikerok (scraped) dan dispam. Daftar hasil panen biasanya memiliki tingkat pentalan tinggi, sehingga verifikasi email sangat penting sebelum digunakan.
Pemanenan email biasanya melibatkan perangkat lunak otomatis yang merayapi situs web, mengurai kode HTML, dan menggunakan pencocokan pola untuk mengidentifikasi format alamat email (text@domain.com). Pemanen memindai sumber publik seperti direktori bisnis, forum, dan profil sosial. Alat yang lebih canggih bahkan dapat mengekstrak email dari halaman yang dirender JavaScript atau file PDF.
Mengumpulkan alamat email yang tersedia secara publik umumnya tidak ilegal, tetapi mengirim email pemasaran tanpa persetujuan dapat melanggar hukum seperti GDPR di UE.
Karena daftar tersebut sering berisi alamat lama, jebakan spam, dan kesalahan ketik. Tanpa verifikasi, tingkat pentalan bisa melebihi 20%, merusak reputasi pengirim.
Gunakan formulir kontak alih-alih menampilkan email secara langsung. Jika harus ditampilkan, gunakan teknik ofuskasi (misal: mengganti @ dengan [at]).
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.