ROI Email (Return on Investment) mengukur profitabilitas kampanye email marketing dengan membandingkan pendapatan yang dihasilkan dengan biaya yang diinvestasikan. Ini dihitung dengan membagi laba bersih dari kampanye email dengan total biaya email marketing, kemudian dikalikan 100. Email marketing secara konsisten memberikan salah satu ROI tertinggi di antara semua saluran digital, dengan rata-rata $36-$42 untuk setiap $1 yang dibelanjakan.
ROI Email sangat penting untuk membenarkan anggaran pemasaran dan membuat keputusan berbasis data. Memahami ROI email Anda membantu mengidentifikasi kampanye, segmen, dan strategi mana yang memberikan pengembalian terbaik. Ini memungkinkan Anda membandingkan kinerja email dengan saluran lain seperti iklan berbayar atau media sosial. Perusahaan yang melacak ROI email dapat mengoptimalkan pengeluaran, menskalakan kampanye yang berhasil, dan menghentikan yang berkinerja buruk.
ROI Email dihitung menggunakan rumus: (Pendapatan dari Email - Biaya Email Marketing) / Biaya Email Marketing x 100. Untuk melacak ROI secara akurat, Anda perlu mengatribusikan pendapatan ke kampanye email tertentu melalui parameter UTM, pixel pelacakan, dan pelacakan konversi. Biaya mencakup biaya ESP, alat desain, copywriting, akuisisi daftar, dan waktu staf. Sebagian besar ESP menyediakan atribusi pendapatan bawaan untuk integrasi e-commerce, memudahkan perhitungan ROI tingkat kampanye.
Rata-rata ROI email marketing adalah $36-$42 untuk setiap $1 yang dibelanjakan. Namun, ini bervariasi berdasarkan industri dan jenis kampanye. E-commerce dan retail sering melihat pengembalian lebih tinggi karena pelacakan pembelian langsung. Perusahaan B2B mungkin melihat ROI langsung yang lebih rendah tetapi nilai seumur hidup pelanggan yang lebih tinggi.
Gunakan rumus ini: (Pendapatan dari Email - Total Biaya Email) / Total Biaya Email x 100. Misalnya, jika Anda menghabiskan $500 untuk kampanye yang menghasilkan $5.000 pendapatan, ROI Anda adalah ($5.000 - $500) / $500 x 100 = 900%.
Penyebab umum termasuk kualitas daftar yang buruk yang menyebabkan deliverability rendah, segmentasi lemah yang mengirim konten tidak relevan, CTA yang tidak efektif, atau masalah atribusi yang kehilangan konversi. Mulailah dengan memverifikasi daftar email Anda dan memastikan pelacakan yang tepat sudah diterapkan.
Untuk ROI yang akurat, fokus pada pendapatan yang dapat diatribusikan secara langsung terlebih dahulu. Namun, Anda dapat melacak metrik sekunder seperti kesadaran merek, retensi pelanggan, dan lalu lintas referral secara terpisah. Beberapa perusahaan menghitung ROI langsung dan ROI nilai seumur hidup untuk gambaran lengkap.
Mulai gunakan EmailVerify hari ini. Verifikasi email dengan akurasi 99,9%.